SELAMAT DATANG

Total Pageviews

PERAN PENTING BATU BALAS
 
Sahabat Railfans.
Tau Gak Sih... Fungsi dari Batu Balas yang ditaburkan disepanjang rel kereta api itu apa? Ternyata banyak sekali manfaatnya untuk menahan serta menjaga kestabilan rel kereta api.  Batu-batu yang tersebar di sepanjang rel kereta api ternyata bukan sembarang batu. Batu ini disebut Batu Balas yang memiliki banyak fungsi dalam perjalanan kereta api. Batu-batu ini berfungsi meredam getaran rel saat rangkaian kereta api melintas. Batu Balas ini menahan Beban Gandar (Axle Load) ketika kereta api melintas. Sehingga rel kereta api tidak mudah amblas dan perjalanan kereta api pun stabil dan aman. Konstruksi yang berawal sejak adanya jalur kereta api memang batu balas memiliki peran penting. Selain meredam atau menahan getaran jalur kereta api, peran penting batu balas ini juga untuk “mengunci” tiap-tiap bantalan rel kereta api supaya tidak bergeser ataupun berubah posisinya.
Lapisan balas ini juga menjaga track rel agar tetap berada ditempatnya. Selain itu sebagai lapisan yang mudah direlokasi untuk menyesuaikan dan meratakan kepingan rel, memperlancar proses drainase air hujan sekaligus mencegah tumbuhnya rumput yang dapat mengganggu drainase air hujan.
Balas yang ditabur adalah jenis batu kricak yaitu bebatuan yang dihancurkan menjadi ukuran kecil dengan diameter 28 – 50 mm dengan sudut yang tajam. Batu-batu yang dipilih adalah yang sudutnya tajam agar mencegah timbulnya rongga-rongga dalam taburan balas. Ketebalan lapisan ini minimal adalah 150 mm hingga 500 mm. Memang ada posisi-posisi tertentu yang tidak perlu batu krikil. Seeperti rel kereta api yang berada diatas jembatan ataupun jalan raya. Hal ini terjadi karena semua fungsi dari batu krikil tadi sudah diambil alih fungsinya oleh mekanisme lain.
 
Jembatan sudah dirancang khusus sedemikian rupa supaya dapat menahan getaran yang dihasilkan ketika kereta api melintas. Demikian pula dengan rel kereta api yang terdapat pada jalan raya. Jalan aspal menggantikan peranan batu kerikil dengan baik, sehingga pada tempat-tempat tersebut tidak diperlukan lagi batu kerikil untuk diletakkan dibawah rel kereta api.
Nah... Gimana Sahabat Railfans. Batu balas bener-bener penting sekali untuk perjalanan kereta api, bukan? Karena bisa menahan rel kereta api dari insiden longsor, amblas ataupun rel yang bergeser. Siapa yang menyangka, batu-batu berukuran diameter kecil ini mampu menahan dan memiliki kestabilan getaran rel ketika kereta api melintas pada kondisi cuaca apapun.
Sendy Prasetya (MASEN)

1 comment:

  1. Sholeh BD. Oya, ms sendy, untuk penampungan batu balast tiap2 daop ad.yg sy tau buat d daop 2 ad d st padalarang, terus untuk daop lainnya depo batu balasnya dmn? Maaf klo Tau!

    ReplyDelete

SEMUA FOTO-FOTO KERETA API, BISA DILIHAT DI WEBSITE FLICKR BERIKUT INI

Kedatangan Argo Bromo Anggrek Go Green Gemparkan RAILFANS Jawa dan Sumatera

Selasa (19/07) 2011 mulai pukul 9 pagi, saya membuka Internet situs Jaringan Sosial atau akrab dikenal dengan Facebook. Seluruh Facebook yang menamakan dirinya Railfans, memberi informasi tentang keberadaan Kereta Api yang selesai di perbaiki dari Industru Kereta Api (INKA) Madiun. Mereka satu sama lain memberikan informasi melalui statusnya masing-masing hanya untuk memberitahukan keberadaan atau posisi dari Kereta Api tersebut. Kereta api yang mereka maksud ialah Kereta Api Eksekutif Argo Bromo Anggrek "Go Green". Kata "Go Green" yang saya petik dari situs resmi PT. KAI melambangkan bahwa moda transportasi kereta api adalah moda yang ramah lingkungan. Serta memiliki keunggulan dalam irit menggunakan bahan bakas migas (BBM). Dari perlambangan ini juga, menunjukkan bukti sebuah komitmen dari PT. KAI yang akan terus berusaha menjaga kelestarian lingkungan alam demi kebaikan bersama.
Sore nanti para pecinta kereta api khususnya yang berdomisili di Jabodetabek siap menyambut kedatangan KA yang terkenal baru dan keren ini dengan cara mengabadikan lewat foto-foto mereka. Tak tanggung-tanggung ada beberapa Railfans yang masih berstatus pelajar, sepulang sekolah tidak langsung pulang kerumah melainkan pergi ke Stasiun Manggarai, Gambir, Jatinegara bahkan Bekasi hanya untuk mendapatkan moment si Ular Besi bertubuh hijau ini melintas.

KA Argo Bromo Anggrek Go Green ini rencana akan digunakan untuk mengganti rangkaian Argo Bromo Anggrek tipe lama agar keamanan dan kenyamanan dapat dirasakan oleh masyarakat pengguna setia kereta api lintas Jakarta (Gambir) hingga ke Surabaya, pp.